Strategi Terbaik dalam Mengintegrasikan IaaS pada Bisnismu

Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) telah menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi digital bisnis modern. IaaS pada bisnis penting sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya overhead.  Kemampuannya untuk menyediakan infrastruktur teknologi telah menjadi daya tarik utama bagi perusahaan. Namun, diperlukan strategi yang tepat dalam mengintegrasikan IaaS ke dalam operasi suatu bisnis. Artikel ini akan membahas beberapa tantangan utama yang sering dihadapi oleh perusahaan ketika mengintegrasikan IaaS ke dalam operasi mereka, serta solusi yang dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. 

Definisi Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS)

IaaS merupakan layanan komputasi cloud yang menghadirkan sumber daya seperti penyimpanan, server, dan jaringan penting sesuai permintaan secara virtual. Pengguna IaaS mampu menghenat biaya dalam hal menyewa sumber daya, mengelola sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan yang hanya mereka gunakan. 

Keunggulan dari IaaS adalah fleksibilitas karena sesuai dengan kapasitas sumber daya yang digunakan berdasarkan dengan permintaan sehingga memiliki skala yang lebih efektif. Hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk mengatur dan menyesuaikan sumber daya komputasi sesuai dengan kebutuhan yang berubah-ubah serta mengoptimalkan penggunaan infrastruktur teknologi secara dinamis.

Bagaimana Cara Kerja Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS)? 

IaaS merupakan layanan komputasi awan yang menyediakan sumber daya IT seperti perangkat keras, penyimpanan, dan jaringan. Perusahaan dapat menyewa sumber daya ini sesuai kebutuhan, tanpa perlu mengelola infrastruktur fisik secara langsung. IaaS di Indonesia dapat diakses melalui internet, sehingga pengguna memiliki fleksibilitas untuk mengelola dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Banyak penyedia IaaS di Indonesia menawarkan infrastruktur yang andal dan kompatibel dengan kebutuhan bisnis lokal, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan skalabilitas.

Tantangan Mengintegrasikan Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) 

1.Pelanggan dan penyedia membebani sistem mereka secara berlebihan

Hal tersebut dapat terjadi ketika pengguna atau penyedia layanan cloud menggunakan sumber daya lebih dari yang sebenarnya dibutuhkan. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pemahaman tentang kebutuhan sebenarnya atau kurangnya pengawasan terhadap penggunaan sumber daya sehingga dapat mengakibatkan kinerja sistem yang kurang optimal, peningkatan biaya operasional, dan gangguan layanan. 

2.Penerapan kebijakan autentikasi atau akses yang tidak tepat saat menyiapkan server atau keranjang penyimpanan baru 

Kebijakan autentikasi atau izin akses yang tidak ditetapkan dengan sesuai bisa menjadi celah bagi ancaman keamanan. Menjaga keamanan data dari ancaman saat menggunakan infrastruktur cloud adalah prioritas utama. Perusahaan perlu memastikan bahwa penggunaan data sensitif dilindungi dengan teknologi enkripsi yang kuat dan mengikuti peraturan den kepatuhan yang berlaku sesuai negara tersebut. 

3.Ketersediaan

Perusahaan yang menggunakan IaaS memerlukan pengelolaan infrastrukturnya kepada penyedia layanan cloud. Perusahaan harus memastikan bahwa infrastruktur tersebut selalu tersedia dan aman untuk menjalankan sistem layanannya. Perubahan kebutuhan bisnis dapat menyulitkan perusahaan untuk menyesuaikan skala infrastrukturnya secara efisien, sehingga dapat menimbulkan tantangan dalam manajemen biaya dan efisiensi operasional.

Solusi Tepat dalam Mengatasi Hambatan IaaS

1.Penyusunan Strategi Migrasi yang Komprehensif

Migrasi infrastruktur IT dari lingkungan lokal ke IaaS membutuhkan strategi yang komprehensif. Strategi ini harus mencakup penilaian sistem yang ada, penentuan prioritas migrasi, identifikasi ketergantungan antar aplikasi, dan perencanaan proses migrasi bertahap. Strategi yang komprehensif akan memastikan bisnis tetap berjalan dengan lancar selama transisi dan meminimalkan risiko kegagalan. 

2.Meningkatkan Keamanan Data 

Keamanan data adalah faktor penting yang sering menjadi pertimbangan dalam memilih IaaS. Untuk memastikan keamanan data, perusahaan perlu menerapkan praktik keamanan yang komprehensif, seperti enkripsi data, pemantauan ancaman keamanan, pengaturan akses, dan kebijakan keamanan yang kuat. Penyedia IaaS menawarkan fitur keamanan yang dapat membantu perusahaan, tetapi perusahaan juga perlu menerapkan kontrol tambahan internal untuk meningkatkan keamanan data.

3.Peningkatan Kapabilitas Internal

Mengadopsi IaaS membutuhkan tim yang mampu mengelola infrastruktur cloud. Untuk mengatasi kekurangan ini, perusahaan dapat meningkatkan kapabilitas tim IT dengan pelatihan dan pengembangan. Pelatihan dapat berupa sertifikasi cloud, pelatihan praktis, atau kolaborasi dengan penyedia layanan manajemen cloud. Tujuannya adalah memastikan tim memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengelola, mengawasi, dan mengoptimalkan infrastruktur cloud secara efektif.

Kesimpulan

IaaS merupakan pilar utama transformasi digital bisnis modern. Manfaatnya, seperti efisiensi, pengurangan biaya, dan fleksibilitas, dapat meningkatkan daya saing perusahaan. Perusahaan perlu menyusun strategi migrasi yang matang, memperkuat keamanan data, dan meningkatkan kapabilitas internal tim. Dengan perencanaan yang matang, perusahaan dapat meraih keunggulan kompetitif berkelanjutan dalam era digital.

Melindungi data perusahaan adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan. Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam mengatasi keamanan bisnis melalui solusi yang dapat diandalkan. Segera hubungi kami melalui email di marketing@visionet.co.id atau kunjungi disini

Referensi: 

https://azure.microsoft.com/id-id/resources/cloud-computing-dictionary/what-is-iaas

https://www.nutanix.com/theforecastbynutanix/technology/iaas-in-the-enterprise  

https://www.cloudcomputing.id/berita/peran-iaas-pada-kelancaran-bisnis 

 

Table of Contents

For more info & inquiries

Send a message