Community Cloud vs Public Cloud: Mana yang Lebih Baik untuk Bisnis?

Dalam era digital saat ini, kebutuhan akan penyimpanan data yang efisien dan aman semakin meningkat, terutama bagi skala bisnis dengan data pelanggan dan volume transaksi yang besar. Kini, banyak perusahaan yang beralih untuk mencadangkan data perusahaan secara online, salah satunya melalui cloud. Data Thales Group mencatat setidaknya terjadi peningkatan 2 kali lipat proporsi data perusahaan yang tersimpan di cloud, sebesar 30% pada tahun 2015 menjadi 60% pada tahun 2022. Hal ini juga memicu pertumbuhan industri cloud yang diperkirakan oleh Markets and Markets mencapai valuasi sebesar 1,24 triliun dolar pada tahun 2027. Hingga saat ini, ada beragam jenis cloud yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jenis cloud dapat dibedakan berdasarkan jangkauan dan jenis layanannya. Dalam artikel ini akan membahas dua jenis cloud yang sekilas serupa, namun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Community Cloud vs Public Cloud?

Sebelum dapat memilih mana layanan yang tepat bagi bisnis, perlu diketahui definisi dari kedua jenis cloud ini. Community cloud adalah jenis cloud yang diatur dan digunakan oleh beberapa organisasi dengan kepentingan, kebutuhan, dan standar keamanan yang sama. Penggunaan community cloud didasarkan pada kesamaan dan umumnya dikelola oleh internal maupun ketiga. Sedangkan public cloud adalah jenis cloud yang dapat digunakan secara bebas oleh publik melalui internet. Layanan ini umumnya gratis dan meskipun dikenakan biaya, maka akan dihitung berdasarkan paket kapasitas dan keuntungan tertentu. Berdasarkan kedua definisi diatas, keduanya mempunyai kesamaan karena dapat diakses oleh berbagai pihak dalam waktu yang bersamaan, tetapi dengan batasan atau lingkup yang berbeda.

Kelebihan dan Kekurangan 

A. Public Cloud

Kelebihan: Public cloud mampu menghemat pengeluaran perusahaan dengan biaya yang lebih rendah karena pengguna hanya membayar layanan atau paket yang digunakan. Public cloud juga umumnya disediakan oleh perusahaan dengan data center berkapasitas besar, seperti Google dan Microsoft sehingga pengguna akan lebih fleksibel dalam menyesuaikan kapasitas yang dibutuhkan. Terkait skalabilitas, public cloud tidak perlu diragukan lagi karena dapat ditingkatkan kapanpun sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, layanan ini juga dapat diandalkan dan memiliki aksesibilitas yang tinggi. Gartner memperkirakan pengeluaran pengguna seluruh dunia pada akhir tahun 2023 akan mencapai 597,3 miliar dolar. 

Kekurangan: Namun, dengan berbagai kelebihan tersebut, layanan public cloud memiliki kekurangan seperti kekuasaan untuk kontrol yang lebih terbatas. Layanan public cloud umumnya diatur oleh penyedia layanan, mulai dari infrastruktur dan konfigurasi. Hal ini menjadi kekurangan apabila perusahaan memerlukan kontrol lebih atau penuh terhadap konfigurasi sistem. Public cloud yang dapat diakses oleh banyak pihak juga dapat menjadi boomerang bagi perusahaan, pasalnya perusahaan perlu melakukan monitoring berkala untuk mencegah data aman dari ancaman kejahatan siber. 

B. Community Cloud

Kelebihan: Sama halnya dengan public cloud, community cloud juga mampu menghemat pengeluaran perusahaan karena dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam lingkungan yang sama. Hal ini dapat meningkatkan kolaborasi antar pengguna dan layanan secara otomatis memastikan kesamaan kebutuhan dalam satu server yang sama. Community cloud mengintegrasikan berbagai fitur dan manfaat dalam suatu layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Community cloud juga memiliki akses terbatas oleh pihak tertentu sehingga memastikan keamanan dan privasi data lebih terjaga. Community cloud juga memberikan perusahaan kontrol yang lebih besar untuk menyesuaikan dan mengkonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan.

Kelemahan: Jika dibandingkan dengan public cloud, tentunya community cloud memerlukan biaya yang lebih besar dan terkadang membutuhkan bantuan tenaga ahli dalam penerapannya. Community cloud juga berpotensi mengalami hambatan dalam kinerja seperti penyimpanan dan bandwidth yang terbatas karena dibagi antara beberapa pengguna.

Jadi, Mana yang Lebih Baik untuk Bisnis?

Ada banyak hal yang dipertimbangkan dalam memilih layanan cloud agar sesuai dengan kebutuhan dan keuangan perusahaan, diantaranya adalah:

1. Skalabilitas

Skalabilitas adalah kemampuan sistem untuk menyesuaikan kapasitas dengan kebutuhan bisnis. Meskipun kedua layanan dapat disesuaikan, tetapi dalam hal ini public cloud dinilai lebih unggul dan fleksibel. Sedangkan community cloud lebih terbatas karena infrastruktur yang terbagi dengan anggota komunitas lainnya.

2. Keamanan

Di tengah masifnya kejahatan siber, tentunya keamanan menjadi faktor yang sangat diperhitungkan, terlebih terkait penyimpanan data di cloud. Community cloud menawarkan keamanan yang lebih baik karena memberikan perusahaan kontrol dan privasi yang lebih besar dengan akses terbatas. Berbeda dengan public cloud yang membuka akses kepada publik.

3. Biaya

Hal ini menjadi faktor yang tidak kalah penting, public cloud menjadi pilihan yang tepat bagi perusahaan yang menginginkan biaya investasi yang lebih rendah. Namun, seiring berjalannya waktu dengan meningkatnya kebutuhan maka akan ada biaya ;lebih yang perlu dikeluarkan. Sedangkan community cloud memerlukan biaya investasi awal yang lebih besar, tetapi menawarkan kelebihan yang lebih kepada perusahaan. Oleh karena itu, pengoperasikan dan penggunaan jangka panjang lebih terkendali.

Kesimpulan

Dari pembahasan diatas, sebenarnya tidak ada pilihan yang mengharuskan industri tertentu untuk menggunakan cloud tertentu. Keputusan harus didasarkan pada kebutuhan dan prioritas bagi perusahaan. Namun, ada beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan, diantaranya skalabilitas, keamanan, dan biaya. Oleh karena itu, perusahan harus lebih teliti dan mempertimbangkan dengan baik untuk manfaat jangka panjang bagi perusahaan.

Masih bingung memilih layanan cloud yang tepat bagi bisnismu? Percayakan pada Vidia Cloud solusinya! Dengan tim IT profesional dan berpengalaman siap tingkatkan perusahaanmu. Hubungi kami sekarang di vidia@visionet.co.id atau kunjungi situs kami disini.

Sumber:

https://explodingtopics.com/blog/corporate-cloud-data

https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2023-04-19-gartner-forecasts-worldwide-public-cloud-end-user-spending-to-reach-nearly-600-billion-in-2023

 

Table of Contents

For more info & inquiries

Send a message