Manfaat AWS Lambda untuk Meningkatkan Skalabilitas Bisnis

Di tengah pesatnya perubahan pasar dan dinamis kebutuhan pelanggan, perusahaan dituntut untuk dapat beradaptasi. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi cloud yang fleksibel dan inovatif. Dalam laporan Cloud Adoption oleh O’Reilly, 90% organisasi menggunakan cloud, dengan rincian dua pertiga responden memilih cloud publik, 45% private cloud, dan 55% mengandalkan sistem lokal secara tradisional. Diantara beragam layanan cloud yang tersedia, AWS Lambda menjadi salah satu pilihan yang digemari oleh perusahaan. Data Enlyft mencatat setidaknya ada 17.767 perusahaan yang menggunakan AWS Lambda dan kebanyakan digunakan oleh penyedia jasa layanan teknologi dan informasi. AWS Lambda memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan dalam hal efisiensi, fleksibilitas, dan skalabilitas. Dengan demikian, AWS Lambda bisa jadi salah satu cloud yang dapat dipertimbangkan penggunaannya.

AWS Lambda: Cloud Tanpa Server

AWS Lambda merupakan bagian dari layanan komputasi tanpa server yang disediakan oleh Amazon Web Series (AWS) yang memungkinkan perusahaan untuk menjalankan kode pada aplikasi. Menurut sejarahnya, AWS Lambda diperkenalkan pada tahun 2014 dalam konferensi AWS. Cloud ini muncul sebagai solusi bagi kekhawatiran pengembang mengenai server, skala sumber data, dan pemeliharaan infrastruktur. AWS Lambda menjadi pilihan yang tepat bagi bisnis yang memerlukan pemrosesan data berskala besar secara cepat dan menjalankan kode program berbasis peristiwa (event-driven). Pengembang cukup mengunggah kode dan secara otomatis, AWS Lambda akan mengurus infrastruktur. Kemudahan lain yang ditawarkan adalah AWS Lambda mendukung berbagai bahasa pemrograman sehingga pengembang tidak perlu mempelajari bahasa pemrograman baru. Dengan berbagai keunggulan tersebut, AWS Lambda sudah digunakan oleh berbagai perusahaan internasional, seperti Thomson Reuters, iRobot, The Guardian, T-Mobile, hingga layanan streaming berbasis pelanggan terkemuka, yaitu Netflix.

Manfaat AWS Lambda Bagi Skalabilitas Bisnis

1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Kemampuan AWS Lambda untuk menjalankan kode tanpa mengelola server membantu agar perusahaan dapat fokus ke pengembangan aplikasi dan fitur lainnya tanpa memikirkan server. Kelebihan lainnya, AWS Lambda secara otomatis akan memperbaharui kode dan mengurangi waktu berhenti layanan (downtime) sehingga pengembangan dapat terlaksana secara optimal. Melansir dari situs Amazon, Manajer Progam Siemens Gas and Power, Stefan mengatakan penggunaan AWS Lambda mengurangi peringatan sistem kontrol pelanggan sebesar 90% dan biaya infrastruktur hingga 85%.

2. Kemudahan dalam Pengelolaan

AWS Lambda menjadi solusi bagi para pengembang perangkat lunak atau aplikasi yang ingin memulai layanan cloud karena memungkinkan pengguna menjalankan kode tanpa pengelolaan server. Lambda juga dapat menggunakan bahasa pemrograman, mulai dari Java, Go, PowerShell, Node.js, C#, Python, dan Ruby. Selain itu, AWS Lambda juga menyediakan Runtime API yang memberikan kemudahan bagi pengembang untuk menggunakan bahasa pemrograman tambahan apa pun.

3. Fleksibilitas dan Integrasi

AWS Lambda dapat dengan mudah diintegrasikan dengan berbagai platform AWS Amazon lainnya. Sehingga memberikan fleksibilitas bagi bisnis dalam proses pengembangan.  Kemudahan integrasi juga memberikan nilai tambahan bagi bisnis.

4. Keamanan Terjamin

AWS Lambda menyimpan kode di Amazon S3 (Simple Storage Service) atau sebuah layanan Amazon untuk menyimpan objek dan data untuk semua kasus penggunaan. Kode yang disimpan juga akan dienkripsi dan terdapat pemeriksaan integratitas tambahan ketika kode digunakan. Sehingga memastikan hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses sumber daya.

Dari berbagai manfaat yang sebelumnya dibahas, tentunya AWS Lambda mampu meningkatkan skalabilitas bagi bisnis. Skalabilitas menjadi hal yang penting untuk menghadapi kebutuhan bisnis yang dinamis. Skalabilitas AWS Lambda memberikan kemudahan untuk menyesuaikan peningkatan permintaan dan menerapkannya dengan cepat dan mudah. Hal ini memastikan bisnis akan tetap terjaga jika sewaktu terjadi lonjakan kebutuhan tanpa mempengaruhi kinerja dan waktu jeda. Bisnis juga mampu berinovasi karena dapat dengan mudah mengembangkan dan mengintegrasikan dengan berbagai teknologi. Skalabilitas secara otomatis juga menghemat pengeluaran karena bisnis hanya membayar sumber daya yang terpakai selama pengolahan kode. Selain itu, AWS Lambda yang terintegrasi dengan layanan AWS lainnya memudahkan pengembang membuat solusi cloud-native.

Kesimpulan

Dalam era digital yang terus berubah, adaptasi teknologi dan inovasi menjadi kunci sukses bagi bisnis modern. Salah satu kuncinya dengan menggunakan layanan AWS Lambda yang canggih. Dengan memanfaatkan skalabilitas AWS Lambda, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional mereka, merespons dinamika pasar dengan lebih cepat, dan memastikan bahwa aplikasi yang dikembangkan tetap fleksibel tanpa mengorbankan keamanan. Dengan demikian, AWS Lambda bukan hanya sekadar alat teknologi, tetapi langkah bisnis menuju transformasi digital yang sukses.

Buat bisnis semakin adaptif dengan AWS cloud bersama Vidia Cloud. Dengan bantuan lebih dari 50 pekerja IT berpengetahuan dan berpengalaman di bidangnya. Vidia Cloud siap tingkatkan skalabilitas bisnismu! Hubungi kami sekarang di vidia@visionet.co.id atau kunjungi situs kami disini.

Sumber:

https://enlyft.com/tech/products/aws-lambda

https://aws.amazon.com/id/lambda/resources/customer-case-studies/

https://www.cloudzero.com/blog/cloud-computing-statistics/

https://awsinsider.net/articles/2020/02/04/aws-lambda-usage-profile.aspx

Table of Contents

For more info & inquiries

Send a message