5 Langkah Membuat Disaster Recovery Plan yang Efektif 

Dalam dunia bisnis yang penuh ketidakpastian, memiliki Disaster Recovery Plan (DRP) yang efektif adalah kunci untuk memastikan kelangsungan usaha. DRP tidak hanya melindungi data dan aset perusahaan, tapi juga membantu meminimalkan downtime dan kerugian saat terjadi bencana. Artikel ini akan menguraikan lima langkah penting dalam menyusun DRP yang efektif dan dapat diandalkan.

Langkah Membuat Disaster Recovery Plan (DRP) di Perusahaan

5 Langkah Membuat Disaster Recovery Plan yang Efektif 

Rencana Pemulihan Bencana harus diawali dari level bisnis dengan mengidentifikasi komponen utama yang esensial untuk memastikan kelangsungan operasional. Dalam tahapan ini, penting sekali untuk menetapkan RTO (Recovery Time Objective) dan RPO (Recovery Point Objective). RTO adalah durasi yang ditargetkan untuk memulihkan sistem dan layanan yang terdampak pasca bencana, sedangkan RPO adalah periode waktu yang menunjukkan batas maksimal kehilangan data yang bisa diterima.

Penyusunan DRP untuk perusahaan Anda harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Anda harus melakukan analisis mendalam dan menguji DRP tersebut untuk memastikan keefektifannya saat bencana terjadi. Ikuti langkah-langkah berikut dalam menyusun DRP.

Baca Juga : Keamanan Data dan Manajemen Risiko Penerapan PaaS di Lingkungan Cloud

1. Analisis Dampak Bisnis (BIA)

Analisis risiko dan pengaruhnya terhadap bisnis meliputi kemungkinan peristiwa negatif yang dapat berdampak pada perusahaan Anda. Sebagai contoh, posisi perusahaan di area dataran rendah mungkin menghadapi risiko banjir selama musim penghujan, atau ada kemungkinan keamanan kantor terkompromi yang menyebabkan pencurian perangkat komputer. Anda dapat menilai potensi dampak terburuk dari peristiwa tersebut, misalnya kerusakan pada perangkat komputer karena terendam banjir.

2. Penentuan Sasaran Waktu Pemulihan (RTO) dan Sasaran Titik Pemulihan (RPO)

RTO dan RPO adalah dua elemen penting dalam perencanaan DRP. RTO menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan fungsi bisnis setelah bencana, sedangkan RPO menetapkan maksimum data yang dapat diterima untuk hilang.

3. Pengembangan Strategi dan Solusi

Setelah mengidentifikasi kebutuhan dan menetapkan tujuan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan strategi pemulihan. Strategi ini meliputi pemilihan teknologi backup, penyusunan rencana evakuasi, dan penentuan prosedur pemulihan.

4. Teknologi Backup dan Pemulihan

Memilih teknologi backup yang tepat sangat penting. Solusi seperti cloud backup, off-site storage, dan sistem redundansi harus dipertimbangkan. Teknologi ini harus mampu memenuhi RTO dan RPO yang telah ditetapkan.

5. Rencana Evakuasi dan Keselamatan

Rencana evakuasi dan keselamatan harus menyertakan prosedur detil untuk memastikan keselamatan karyawan. Ini juga termasuk prosedur komunikasi darurat dan koordinasi dengan pihak berwenang lokal.

Pelatihan dan Kesadaran Karyawan

Karyawan adalah aset terpenting dalam setiap perusahaan. Mereka harus dilatih dan diberi kesadaran tentang pentingnya DRP. Pelatihan ini harus mencakup skenario-skenario darurat dan prosedur pemulihan yang harus diikuti.

1. Simulasi dan Latihan Darurat

Simulasi bencana dan latihan darurat adalah cara yang efektif untuk menguji rencana dan memastikan kesiapan karyawan. Ini juga membantu mengidentifikasi kelemahan dalam rencana yang perlu diperbaiki.

2. Pengujian dan Pemeliharaan

DRP harus secara rutin diuji dan diperbarui. Pengujian ini memastikan bahwa semua elemen rencana berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kondisi terkini perusahaan dan teknologi.

3. Pengujian Reguler

Melakukan pengujian reguler, seperti uji coba pemulihan data dan simulasi bencana, sangat penting. Ini membantu memastikan bahwa rencana tetap relevan dan efektif.

4. Pembaruan dan Penyesuaian

Teknologi dan kebutuhan bisnis terus berkembang. Oleh karena itu, DRP harus terus diperbarui dan disesuaikan dengan perubahan tersebut.

Kesimpulan

Membuat Disaster Recovery Plan yang efektif adalah investasi penting bagi setiap bisnis. Langkah-langkah yang telah dibahas di atas membantu memastikan bahwa perusahaan Anda siap menghadapi berbagai skenario bencana

Jangan biarkan bencana tak terduga menghambat kelancaran operasional bisnis Anda. Dengan layanan Disaster Recovery dari Vidia Cloud, Anda dapat memastikan keamanan data dan kelangsungan bisnis dengan solusi pemulihan bencana yang handal dan efisien. Kunjungi website Vidia Cloud sekarang untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu Anda mempersiapkan segala kemungkinan dan menjaga bisnis Anda tetap berjalan lancar, bahkan di tengah situasi terburuk sekalipun. Amankan data Anda hari ini dengan Vidia Cloud.

 

Table of Contents

For more info & inquiries

Send a message